Beranda > berita PONOROGO > Caleg Ponorogo Masih Saling Tunggu

Caleg Ponorogo Masih Saling Tunggu


[ Sabtu, 11 April 2009 ]

KPUD Belum Keluarkan Rekapitulasi

caleg-300x286
PONOROGO – Hasil penghitungan suara pemilu legislatif dan DPD merambat sangat pelan. Model contreng dan penentuan caleg terpilih lewat suara terbanyak benar-benar menyita waktu dan tenaga. Penghitungan suara di tingkat TPS saja rata-rata baru kelar Kamis malam (9/4) sekitar pukul 21.00.

Para caleg kini banyak yang berharap-harap cemas. Lantaran juga buta akan perolehan suara rival-rivalnya. Mereka kebanyakan menurunkan saksi ke TPS, namun sebatas mencatat suara yang didapatnya sendiri.

Kendati demikian, hasil quick count (penghitungan cepat) beberapa lembaga survei yang mengunggulkan Partai Demokrat tampaknya juga tercermin dari penghitungan pemilu di Ponorogo.

Di Kecamatan Sampung misalnya. Suara Partai Demokrat (PD) cukup signifikan lantaran diperkirakan tembus ke angka 10 ribu. Kendati suaranya masih terpaut dari PDIP yang melebihi 15 ribu. Namun, Partai Golkar kira-kira hanya mendapat tak lebih dari enam ribu suara. Popularitas Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) yang berangkat dari Dapil Jatim VII termasuk Ponorogo dimungkinkan ikut mendongkrak raihan suara PD.

Sementara itu, rekor perolehan suara caleg dimungkinkan dipegang Sunoto dari PD yang maju dari daerah pemilihn (dapil) Ponorogo II lantaran menembus angka 12 ribu. Pertarungan seru terjadi antarcaleg di Dapil II meliputi Kecamatan Jenangan, Siman, Mlarak dan  Jetis ini, karena saling salip.

Caleg Partai Golkar, Ali Mufthi dan Sukirno disebut-sebut sama-sama mendapat suara di kisaran enam sampai tujuh ribu. Dwi Agus, caleg dari PKB juga meraih suara pemilih sekitar tujuh ribu. Yang menarik, caleg debutan baru dari Partai Hanura, Budi Hartini, mampu menggaet pemilih sampai empat ribu lebih. ”Data ini didapat dari tim sukses masing-masing calon, semuanya masih menunggu sekalian menghitung BPP (bilangan pembagi pemilihan),” ungkap sumber terpercaya koran ini.

Yang terang, Ketua DPC Partai Demokrat Ponorogo, Mardjuki juga memilih menunggu. Dia belum bersedia memperkirakan perolehan kursi partainya di dewan meski laporan saksi di TPS-TPS sudah memberi sinyal ada peningkatan suara berarti dibanding Pemilu 2004. ”Belum bisa ditentukan, siapa partai pemenang pemilu di Ponorogo. Laporan dari bawah, Partai Demokrat berada di atas angin,” kata Mardjuki.

Namun, dia berani memastikan bahwa EBY bakal mulus masuk Senayan, disusul Ramadhan Pohan. Tak kalah yakin, Eko Suwanto, Sekretaris Posko Pemenangan PDIP Dapil Jatim VII yang sudah mengklaim partainya meloloskan Heri Achmadi dan Hasto Kristianto menjadi anggota DPR-RI. ”Dapil Jatim tujuh, PDIP dapat dua kursi di DPR-RI,” tegas Eko sembari menyebut kantong suara Heri di Ponorogo, sedang Hasto berkonsentrasi di Ngawi.

Sementara, anggota KPUD Ponorogo Agung Nugroho belum dapat memberi jawaban tentang rekapitulasi sementara hasil Pemilu. Surat suara, kata dia, sampai kemarin masih berada di tingkat PPK. Jaringan KPU di tingkat kecamatan itu masih merekapitulasi hasil penghitungan di TPS-TPS. ”Belum seluruhnya terekapitulasi, kami menganut penghitungan manual,” tegas Agung. (hw/dip/eba)

Radar Madiun

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: