Beranda > Berita Nasional > Jembatan Suramadu Dipastikan Resmi Beroperasi 10 Juni 2009

Jembatan Suramadu Dipastikan Resmi Beroperasi 10 Juni 2009


[ Sabtu, 23 Mei 2009 ]

SURABAYA – Kunjungan ke Jawa Timur kemarin dimanfaatkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melihat progress pembangunan Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura). Di depan presiden, pelaksana megaproyek itu berjanji bahwa jembatan tersebut dioperasikan 10 Juni, bulan depan.

SBY datang ke lokasi Suramadu sekitar pukul 10.30. Ikut dalam rombongan tersebut beberapa menteri. Di antaranya, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menkominfo M. Nuh, dan Juru Bicara Kepresidenan Andi Alfian Mallarangeng.

Rombongan presiden itu disambut Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Soekarwo-Saifullah Yusuf. Juga ikut menyambut adalah Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Soewarno dan Kapolda Irjen Pol Anton Bachrul Alam. Dua bupati di Pulau Madura juga hadir. Mereka adalah Fuad Amin (Bangkalan) dan Kholilurrahman (Pamekasan).

Begitu tiba di lokasi Suramadu, SBY langsung naik ke jembatan dan melihat dari dekat para pekerja yang menyelesaikan jalur khusus untuk sepeda motor. Dari tempat itu juga SBY dengan bantuan teropong melihat bangunan jembatan di sisi Madura. “Silakan Pak Pangdam lari mencoba jembatan ini,” ujar SBY, bermaksud bercanda kepada Pangdam yang berada di lokasi tersebut.

Capres yang berpasangan dengan Boediono itu mengapresiasi pengerjaan proyek Suramadu. “Maknai pembangunan jembatan ini untuk pembangunan ekonomi dan peradaban bangsa,” pesan SBY.

Selama kunjungan yang tidak sampai 15 menit itu, SBY menerima penjelasan dari Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V Departemen Pekerjaan Umum A.G. Ismail yang bertanggung jawab dalam proyek tersebut. Dia mengklaim progress Suramadu sudah mencapai 98,81 persen. Artinya, pekerjaan yang tersisa tinggal 1,19 persen.

Dia menjelaskan, dari progress tersebut saat ini konsentrasi pengerjaan berupa penyelesaian akhir. Yakni, pengaspalan maupun pengecoran pada sebagian ruas untuk sepeda motor di approach bridge sisi Surabaya. “Rincian dari progress tersebut meliputi sisi Surabaya pengerjaan causeway. Sebab, pembebasan lahan dan pembangunan jalan pendekat sudah 100 persen,” terangnya.

Di sisi Madura, lanjut Ismail, pengerjaan causeway dan pembebasan lahan mencapai 100 persen. Sedangkan pembangunan jalan akses 97,8 persen. Pada bentang tengah, pembangunan cable stay 99,15 persen dan approach bridge 98,81 persen (lihat grafis).

“Dengan progress tersebut, jembatan selesai lebih cepat,” ungkap Ismail. Jika semula akan diresmikan 12 Juni, dipastikan jadwalnya maju dua hari. “Kami yakin bisa diresmikan 10 Juni, sekaligus langsung dioperasikan,” katanya.

Menurut Ismail, saat ini pelaksana proyek juga memasang pintu tol di sisi Surabaya dan Madura. Ismail menambahkan bahwa pihaknya juga menjaga unsur kualitas dan estetika. Dalam hal ini, pelaksana proyek akan memasang lampu sorot di jembatan yang panjangnya mencapai 5.438 meter itu. (sep/kum)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: