Beranda > Berita Nasional > Suramadu (Jembatan Terpanjang)

Suramadu (Jembatan Terpanjang)

11 Juni 2009

Warga “Serbu” Suramadu

http://www.kompas.com/data/photo/2009/06/10/1200116p.jpg

Kompas/Iwan Setiyawan

Suramadu Dilihat Dari Madura–Sejumlah warga melihat persiapan peresmian Jembatan Suramadu dari kaki jembatan di kawasan tepi pantai di Desa Sukolilo, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (9/6). Jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura dengan panjang total 5.438 meter tersebut akan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini./

SURABAYA, KOMPAS.com — Selepas peresmian Jembatan Suramadu, Rabu (10/6) sekitar pukul 11.00 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, antusiasme warga Surabaya dan Pulau Madura untuk melewati jembatan sepanjang 5.438 meter ini tak terbendung. Meski Jembatan Suramadu baru akan dibuka untuk umum tiga hari setelah diresmikan, namun ribuan warga tetap menyerbu Jembatan Suramadu mulai pukul 17.00. Ribuan warga menyerbu Suramadu, meski tenda bekas peresmian Jembatan Suramadu di sisi Madura belum sempat dibongkar.

“Sebenarnya hari ini kami belum akan membuka Jembatan Suramadu untuk umum, tapi desakan dan euforia masyarakat sangat besar. Pihak pengelola proyek Suramadu, yaitu Pelaksana Jalan Nasional V dan kami terpaksa mengizinkan mereka untuk melewati Suramadu,” kata Kepala Cabang PT Jasa Marga (Persero) Agus Purnomo di Surabaya.

Berdasarkan pengamatan Kompas, antrean masyarakat yang ingin mencoba melintas di Jembatan Suramadu sudah mulai terlihat sejak siang hari setelah prosesi peresmian Suramadu selesai sekitar pukul 12.00. Ratusan motor dari sisi Madura mulai berduyun-duyun melewati jembatan. Mereka menerobos masuk jembatan bersama dengan sejumlah tamu undangan peresmian Jembatan Suramadu.

Masyarakat yang melintas rata-rata berboncengan dan masing-masing berusaha mengabadikan momen dengan memotret, baik menggunakan telepon selular, maupun kamera. Beberapa pengendara bahkan berhenti di tengah-tengah jembatan untuk mengambil gambar.

Agus mengungkapkan, sekitar pukul 13.00, pihak satuan pengaman proyek berhasil menertibkan warga dan menutup lintasan Jembatan Suramadu. Mengingat, tenda tempat peresmian jembatan masih berdiri di sisi pintu tol Madura.

“Menjelang sore hari, ribuan warga dengan kendaraan masing-masing mulai memadati jembatan lagi. Akhirnya pengelola proyek dan PT Jasa Marga (Persero) terpaksa membuka Jembatan Suramadu untuk umum pada pukul 17.00,” ujarnya.

Mulai Rabu sore, PT Jasa Marga (Persero) Surabaya menerjunkan sekitar 20 karyawan di tol Suramadu. Mereka terdiri dari satu unit patroli jalan raya, satu regu keamanan dan ketertiban, serta tim pelayanan lalu lintas.

Menurut Agus, dalam waktu dekat, Jembatan Suramadu akan ditutup kembali karena pengelola proyek masih akan melakukan pemberesan di sepanjang jembatan, seperti pemberesan tenda serta tower crane yang masih berada di pilar tengah Jembatan Suramadu.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Jalan Nasional V Departemen Pekerjaan Umum AG Ismail mengatakan, Jembatan Suramadu baru akan dibuka sekitar tiga hari setelah peresmian. Hal tersebut diperlukan untuk melakukan penataan lokasi pascaperesmian.

Tarif murah

Saat peresmian Jembatan Suramadu, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengumumkan secara resmi tarif tol Suramadu. Sesuai dengan janji pemerintah, tarif tol jauh lebih murah dibandingkan tarif penyeberangan feri.

Tarif tol untuk kendaraan roda dua ditetapkan sebesar Rp 3.000. Adapun tarif tol Suramadu untuk mobil golongan I Rp 30.000, Golongan II Rp 45.000, Golongan III Rp 60.000, Golongan IV Rp 75.000, dan Golongan V Rp 90.000.

%d blogger menyukai ini: