Beranda > Berita Nasional > Valentino Rossi Sehari di Kota Surabaya

Valentino Rossi Sehari di Kota Surabaya

2 Maret 2010

Berita Utama

[ Selasa, 02 Maret 2010 ]
Khawatir Sekuriti, Rossi Pakai Jet Pribadi

SURABAYA – Megabintang MotoGP, Valentino Rossi, kemarin (1/3) menyapa ribuan penggemarnya di DBL Arena Surabaya. Kunjungan ini benar-benar patut disyukuri karena sempat terancam batal. Pihak Rossi sempat tarik-ulur, mau dan tidak mau, karena ada trauma dengan kunjungannya di Jakarta tahun lalu.

Rossi baru mau mengunjungi Surabaya setelah diyakinkan habis-habisan oleh pihak Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) dan mendapat fasilitas private jet (pesawat pribadi).

”Semula, Rossi hanya mau mengunjungi satu kota saja. Sebab, dia merasa trauma atas kunjungannya tahun lalu. Waktu di Jakarta, sekuritinya kurang baik apalagi waktu itu dia masih cedera kaki (pakai kruk, Red),” ungkap Dyonisius Beti, president director YMKI.

Dyon, sapaan akrab Dyonisius, menambahkan bahwa Rossi juga masih merasakan ”dampak buruk” dari kunjungannya ke India, beberapa pekan lalu. Di sana, sambutan orang juga terlalu heboh, plus dia sampai sekarang masih sering sakit perut gara-gara salah makan di India.

Karena itulah, seusai uji coba di Sepang, Malaysia, Jumat pekan lalu (26/2), Rossi hanya mau mengunjungi satu kota di Indonesia. ”Karena Medan paling dekat dari Malaysia, dia semula hanya mau ke sana,” tutur Dyon.

Saat dirayu-rayu, Rossi terus berargumen untuk menolak. Sebab, Rossi khawatir segala gangguan yang dia alami bisa berpengaruh terhadap performanya saat balapan di lintasan. ”Pilih mana yang lebih penting, saya jumpa fans atau balapan?” kata pembalap berjuluk ”The Doctor” tersebut.

Rossi akhirnya mau ke Surabaya setelah YMKI bersedia menyediakan private jet (jet pribadi) selama di Indonesia. Tapi, itu pun Rossi masih sempat banyak bertanya-tanya. Dia ingin memastikan bahwa pesawat yang akan dia pakai mengikuti standar Eropa. ”Dia takut, karena banyak membaca soal masalah penerbangan di Indonesia,” ungkap Dyon.

Permintaan Rossi pun terwujud. Dia menggunakan pesawat jenis Falcon supermewah, keluaran 2006, yang disewa dari Singapura. Eiji Tada, vice president director YMKI, menyebut bahwa Rossi sangat kagum pada pesawat itu. ”Katanya, itu pesawat termewah kedua yang pernah dia tumpangi,” celetuk Tada.

Saat wawancara eksklusif dengan harian ini, Rossi pun mengaku senang dengan pesawat tersebut. ”Pesawatnya besar,” ujarnya dengan senyum nakal.

Dengan pesawat pribadi yang hanya berisi 13 kursi tempat duduk mewah itu, Rossi pun bisa tenang terbang dari Medan ke Surabaya, Minggu malam lalu (28/2). Total penerbangan memakan waktu sekitar tiga jam. Apalagi, langit malam itu juga sedang bersahabat. Pihak Rossi mengaku penerbangannya sangat smooth (mulus).

Di Surabaya kemarin pagi, Rossi menjalani jumpa pers di Hotel JW Marriott. Setelah makan siang, baru dia menuju DBL Arena di kawasan Jalan Ahmad Yani. Di gedung yang sudah berkali-kali digunakan untuk even kelas dunia NBA tersebut, Rossi pun tampil di hadapan sekitar 4.000 pengunjung.

Bagi Rossi, ini adalah kunjungan keempatnya di Indonesia. Pada 1996 dan 1997, dia sempat balapan di Sirkuit Sentul, di kelas 125 cc. Tahun lalu, dia menjumpai fans di Jakarta. Minggu lalu ke Medan dulu, baru kemarin acara di Surabaya.

Seusai acara kemarin, ketika ditanya kota mana yang memberi kesan terbaik, Rossi berusaha menjawab secara diplomatis. ”Semuanya menyenangkan. Tidak ada satu yang menurut saya benar-benar lebih baik,” ucapnya.

Namun, secara halus Rossi menyebut bahwa kemasan acara di Surabaya ini paling baik. ”Di sini set up-nya (kemasannya, Red) baik sekali,” ungkapnya.

Tadi malam, Rossi langsung bertolak meninggalkan Surabaya. Dia langsung terbang ke Jakarta, setelah itu langsung terbang lagi ke Dubai, dan mungkin lanjut balik ke Eropa.

Rossi memang harus segera kembali bekerja, menyiapkan diri untuk menghadapi musim balap 2010 nanti. Sesi uji coba resmi MotoGP selanjutnya dijadwalkan berlangsung di kawasan Timur Tengah. Tepatnya di Losail, Qatar, 18-19 Maret mendatang. (aza)

%d blogger menyukai ini: